Rawat Aki Motor Kamu Mulai Sekarang!

Aki motor jadi salah satu elemen penting bagi para pemilik kendaraan roda dua. Tidak hanya menjadi kunci mutlak supaya starter motor Kamu bisa dinyalakan, aki juga bermanfaat untuk menyalakan komponen kelistrikan lainnya, semacam head lamp, lampu sign, serta lampu indikator lainnya.

Rawat Aki Motor Kamu Mulai Sekarang!

Oleh sebab itu aki motor butuh dirawat supaya tidah mudah soak (mati). Bayangkan saja apabila aki motor Kamu soak, kamu mungkin bakal mengalami kesusahan dalam berkendara sebab lampu pada motor Kamu tak bermanfaat dengan cara normal. Maka dari itulah, kita bakal share sedikit dengan Kamu mengenai Trik-trik Memelihara Aki Motor supaya Tak Mudah Soak.

Pada dasarnya aki motor dibedakan menjadi 2, yaitu :

1. Aki Basah ; Aki ini disebut aki basah sebab di dalamnya mempunyai cairan berupa asam sulfat (H2SO4). Serta untuk aki tipe ini diperlukan perawatan dengan cara berkala, sebab cairan di dalam aki wajib masih terjaga pada batas diatas minimal supaya ajaran arusnya bisa maksimal serta membikinnya tak mudah rusak.

2. Aki Kering ; Aki ini mengandung gel sebagai pengganti cairan elektrolit. Gel ini mempunyai sifat yang susah menguap, bahkan sekalipun menguap, sisa pembuangan uapnya bakal masuk lagi ke dalam wadah aki jadi Kamu tak butuh meperbuat proses isi ulang semacam pada aki basah. Oleh sebab itu aki ini dikatakan maintenance free (bebas perawatan) serta awet.

Berikut merupakan trik kita untuk memelihara aki motor kamu :

1. Perhatikan Pemakaian Aksesoris Pada Motor Anda
Hal pertama yang wajib Kamu perbuat merupakan lebih terhadap tutorial pemakaian motor Kamu sendiri. Usahakan untuk tak memakai aksesoris yang berlebihan pada motor, khususnya yang memakai energi listrik. Contohnya semacam meningkatkan lampu-lampu lain sebagai hiasan, perangkat audio rakitan, alias merubah tipe klakson motor melebihi batas yang dianjurkan.

Hal-hal sederhana ini justru bakal membikin aki menjadi cepat soak serta berusia pendek.

2. Jangan Menyalakan Starter Elektrik Dengan cara Paksa Apabila Motor Kamu Susah Untuk Dinyalakan
Sebaliknya, gunakan starter manual (engkol) sebagai gantinya. Starter elektrik yang memakai aki sebagai sumber dayanya sebetulnya dirancang tidak hanya untuk memudahkan proses menyalakan motor, juga dipakai pada kondisi darurat semacam motor mati mendadak di jalan raya.

3. Nyalakan Motor Kamu Minimal 15 Menit Setiap Harinya
Dibagian dalam aki tersedia 2 buah plat (masing-masing mempunyai kutub negatif serta positif) yang berbahan dasar kalsium timbal (PbCa). Dengan bantuan kiprok (sejenis Diode Bridge) yang menyuplai arus listrik ke aki, plat ini bakal bereaksi dengan cairan asam sulfat serta menghantarkan energi listrik menuju komponen-komponen kelistrikan lainnya.

Seiring berlangsungnya waktu, sel-sel yang tersedia di dalam aki bakal menjadi mati (kering). Maka untuk mencegahnya, Kamu wajib menyalakan (memanaskan) motor Kamu minimal 15 menit setiap harinya.

Butuh diingat, rutin gunakan starter manual untuk menyalakan motor serta jangan sempat memaksakan pemakaian starter elektrik apabila motor Kamu susah dinyalakan.

4. Pada Saat Hendak Mematikan Motor, Usahakan Supaya Komponen Kelistrikan Lainnya Semacam Head Lamp & Lampu Sign Dalam Kondisi Mati.
Hal ini berfungsi supaya pada saat motor bakal dinyalakan kembali, konsumsi aki yang diperlukan (beban aki) tak terlalu besar.

Dengan pemakaian komponen kelistrikan motor dengan cara bersama-sama pada saat motor dinyalakan hanya bakal mengganggu kestabilan tegangan listrik pada motor Anda.

5. Rutin periksa Ketinggian Cairan Yang Tersedia Di Dalam Aki
Usahakan supaya tak melebihi batas atas serta bawah yang tertera. Apabila telah mendekati batas bawah, segera tambahkan cairan H2O (air suling) ke dalam aki sampai hampir menyentuh batas atas.

Meskipun cairan yang berada di dalam aki berupa asam sulfat (H2SO4), tetapi rutin gunakan H2O (air suling) untuk proses pengisian ulang aki untuk menjaga derajat keasaman (pH) cairan dalam aki.

6. Periksa Kondisi Kedua Terminal Aki
Bila butuh, kencangkan baut dibagian sambungan terminal serta pastikan tak ada kebocoran dibagian sambungan alias katup terminal aki.

Kebocoran aki bakal sangat berbahaya bagi motor serta keselamatan Anda, khususnya sifat cairan asam sulfat (H2SO4) yang bisa mengikis besi (korosi) serta mudah terbakar. Tidak hanya itu, adanya kelonggaran dibagian sambungan aki bakal menyebabkan timbulnya kerak putih yang bisa menghambat proses ajaran listrik menuju aki.

Apabila pada saat diperiksa nyatanya telah tersedia kerak putih, segera basuh dengan air panas serta gunakan sikat kawat untuk membersihkannya. Bila butuh, Kamu bisa juga memakai bantuan cairan WD40 untuk menanggulangi kerak yang susah dibersihkan dengan cara manual.

7. Periksa Kondisi Kiprok Yang Mengalirkan Arus Listrik Menuju Aki
Komponen ini bertugas sebagai regulator untuk menyuplai listrik ke dalam aki khususnya pada bagian pengisian. Apabila tersedia indikasi semacam lampu motor yang redup alias menyala dengan tak stabil, ada kemungkinan salah satu penyebabnya terletak pada kiprok yang mulai rusak serta wajib segera diganti.

8. Periksa Apabila Ada Kebocoran Pada Bagian Badan Aki
Apabila terbukti terjadi kebocoran, segera tukarkan aki lama Kamu dengan aki baru yang dipasarkan di bengkel-bengkel resmi Honda di kurang lebih Anda. Tidak hanya mencegah terjadinya hal-hal yang tak diharapkan sebab aki mengandung bahan yang beracun serta mudah meledak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Penyebab Ban Motor Goyang Dumang serta Geol-geol

Trik Memilih Ban Motor Bernilai Untuk Kendaraan Anda

Diet Sehat dan Praktis Dengan Pola Nasib Yang Benar